Organisme Akuatik: Plankton, Nekton, dan Bentos

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on email

Organisme hidup bumi kita ini tidak hanya tinggal pada wilayah daratan bumi. Sejumlah besar organisme bumi juga hidup di wilayah-wilayah perairan seperti laut, danau, maupun sungai. Organisme-organisme ini disebut dengan organisme akuatik. Menurut pergerakan dan tempat hidupnya, organisme akuatik dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu plankton, nekton, dan bentos.

Plankton

Plankton
Sumber: National Geographic

Plankton adalah organisme akuatik mikroskopis yang tidak dapat bergerak dengan sendirinya. Mereka bergerak hanya dengan mengandalkan arus laut dan pergerakan-pergerakan air lainnya. Umumnya kebanyakan plankton hidup di perairan dangkal dan populasinya berkembang pesat pada daerah-daerah upwelling. Plankton hidup pada zona fotik hingga kedalaman 200m di bawah permukaan air dan terbagi menjadi 2 tipe, fitoplankton dan zooplankton.

Fitoplankton

Plankton tumbuhan atau yang biasa disebut fitoplankton adalah tipe plankton yang dapat menghasilkan makanan (autotrof) melalui proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari, air dan karbon dioksida atmosfer. Fitoplankton merupakan salah satu produser primer utama lautan. Kebanyakan fitoplankton adalah alga dan diatom. Pada kondisi tertentu, komunitas fitoplankton dapat tumbuh dan meluas dengan sangat cepat dan menyebabkan red tide.

Zooplankton

Berbeda dengan fitoplankton yang autotrof, zooplankton bersifat heterotrof yang artinya mereka tidak dapat menghasilkan makanan sendiri. Zooplankton umumnya berukuran lebih besar dari fitoplankton. Sebagian besar berukuran mikroskopis tetapi beberapa juga dapat dilihat dengan mata telanjang. Zooplankton mencakup  foraminifera, radiolaria, dinoflagellata, dan beberapa jenis ubur-ubur makroskopik.

Nekton

Nekton
Sumber: Pexels

Nekton adalah organisme akuatik yang dapat bergerak sendiri dengan berenang di perairan. Komunitas nekton dapat ditemukan di berbagai kedalaman di setiap bagian samudra. Meskipun nekton dapat bergerak dengan sendirinya, kebanyakan dari mereka tidak dapat bergerak bebas ke seluruh bagian lautan. Perbedaan suhu, salinitas, viskositas, dan ketersediaan nutrisi lautan membatasi jangkauan pergerakan nekton-nekton lautan. Sebagian besar nekton adalah vertebrata. Nekton mencakup berbagai jenis ikan, krustasea, reptilia perairan, dan mamalia perairan seperti anjing laut dan paus.

Bentos

Bentos
Sumber: Pexels

Bentos adalah organisme akuatik yang hidup pada dasar perairan, baik perairan air tawar maupun air asin. Bentos mencakup organisme-organisme yang hidup di atas sedimen perairan yang juga disebut Epifauna, serta organisme-organisme yang hidup terkubur di bawah sedimen perairan yang juga disebut Infauna.

Fauna akuatik tipe ini kebanyakan mencakup beberapa spesies moluska seperti kerang, tiram dan siput laut. Mayoritas fauna benthos adalah pemakan bangkai. Kehidupan organisme bentos yang hidup pada kedalaman lebih dari 1000 meter sangat bergantung pada materi organik dari permukaan dan sisa-sisa nekton.

Referensi:
Trujillo, Alan P., Thurman, Harold V. Essentials of Oceanography. Pearson, 2016.
Garrison, Tom. Oceanography: An Invitation to Marine Science. Cengage, 2015.
Holden, Joseph A. An Introduction to Physical Geography and the Environment. Pearson, 2017.
Miller, G. Tyler., Spoolman, Scott. Environmental Science. Cengage, 2018.

Foto: Pixabay

Newsletter
๐Ÿ“ฌ Ikuti Newsletter kami dan dapatkan Artikel terbaru lebih awal
artikel terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan