Antroposfer

Urbanisasi

May 22nd, 2020

urbanisasi-map

Source: Wikimedia Commons

Trend

Urbanisasi adalah proses pemusatan masyarakat ke perkotaan. Urbanisasi dapat diukur melalui dua metode, tingkat urbanisasi dan tingkat pertumbuhan perkotaan.

urbanisasi-trend

Tingkat urbanisasi adalah persentase masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan. Suatu daerah dianggap urban jika 50% atau lebih populasi berada di perkotaan. Tingkat pertumbuhan perkotaan (urban growth rate) adalah peningkatan persentase tahunan dalam populasi penduduk perkotaan.

Secara global, persentase orang yang tinggal di perkotaan telah meningkat secara drastis dari waktu ke waktu: dari 13% pada tahun 1900 menjadi 29% pada tahun 1950. Saat ini lebih dari 50% orang di dunia adalah kaum urban. Perkiraan saat ini menunjukkan bahwa pada tahun 2050, sekitar 70% dari populasi global akan menjadi masyarakat perkotaan.

Secara umum, negara maju cenderung memiliki tingkat urbanisasi yang lebih tinggi daripada negara berkembang. Tingkat urbanisasi adalah berada pada level sekitar 78% di negara-negara maju dan sekitar 47% di negara-negara berkembang. Meski begitu, negara-negara berkembang diproyeksikan akan memiliki urban growth rate tertinggi beberapa dekade ke depan.

Faktor Urbanisasi

Terdapat tiga tren penting dalam pola urbanisasi global. Pertama, sebagian besar pertumbuhan populasi di dunia terjadi di daerah perkotaan. Kedua, sebagian besar pertumbuhan kota ini akan terjadi di negara berkembang. Ketiga, secara umum, populasi pedesaan di negara negara maju menurun sementara populasi perkotaan tumbuh dengan lambat.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perkotaan:

  • Lokasi geografis (ex. Aksesibilitas ke pasar, sumber daya alam, kota-kota lain)
  • Industrialisasi dan globalisasi
  • Kecenderungan demografis (ex. Migrasi dari desa ke kota, peningkatan populasi alami, migrasi dari kota ke kota)
  • Kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi (ex. Peningkatan infrastruktur transportasi dan komunikasi)
  • Layanan dan fasilitas yang ditingkatkan (ex. Transportasi umum, taman kota, keamanan publik)

Siklus Urbanisasi

urbanisasi-siklus

Perkembangan permukiman perkotaan pada zaman modern ini dapat dilihat sebagai urutan proses yang dikenal sebagai siklus urbanisasi. Proses utamanya adalah: suburbanisasi, kontra-urbanisasi, dan re-urbanisasi. Di Inggris, suburbanisasi adalah proses yang dominan hingga 1960-an. Sejak saat itu kontra-urbanisasi semakin berdampak pada lingkungan. Reurbanisasi beberapa kota terbesar, dimulai pada 1990-an, adalah fenomena terbaru.

Gentrifikasi

urbanisasi-gentrifikasi

Salah satu akibat dari proses urbanisasi adalah Gentrifikasi. Gentrifikasi adalah proses mengubah karakter lingkungan melalui masuknya penduduk dan bisnis yang lebih kaya. Gentrifikasi meningkatkan nilai ekonomi suatu lingkungan, tetapi perubahan demografis yang diakibatkannya seringkali menuai kontroversi. Gentrifikasi biasa terjadi di daerah di mana mungkin terdapat lahan-lahan yang terbengkalai. Gentrifikasi dapat menyebabkan perpindahan sosial orang miskin. Ketika suatu daerah menjadi tertata, harga sewa naik dan orang miskin tidak mampu membayar kenaikan sewa. Ketika mereka pindah, populasi muda dan kelas atas mengambil tempat mereka. Gentrifikasi telah terjadi di banyak kota tua besar di seluruh dunia, seperti di New York (Greenwich Village dan Brooklyn Heights), Toronto (Riverdale) dan London (Fulham dan Chelsea). Hal ini juga bisa dilihat di kota-kota lainnya seperti Johannesburg, Tokyo dan Sao Paulo.

Istilah gentrifikasi diciptakan pada tahun 1963 oleh sosiolog bernama Ruth Glass untuk menggambarkan perubahan yang terjadi dalam struktur sosial dan pasar perumahan di beberapa bagian kota London seperti Paddington dan Fulham. Daerah kelas rendah yang paling mungkin mengalami proses ini biasanya memiliki beberapa keunggulan situasi yang berbeda, seperti:

  1. Taman yang menarik
  2. Perumahan dangan lahan yang lebih besar
  3. Dekat dengan stasiun

Bukti gentrifikasi meliputi:

  1. Banyak rumah sedang direnovasi
  2. Harga rumah naik lebih cepat daripada di daerah lain yang sebanding
  3. Toko-toko dan restoran yang trendi mulai buka di area ini

Referensi

Geography: an Integrated Approach — David Waugh, Nelson Thornes
Cambridge International AS and A Level Geography, 2nd Edition — Garrett Nagle, Hodder Education
Visualizing Human Geography, 2nd Edition — Alyson Greiner, Wiley
IB Geography Study Guide — Garrett Nagle, Oxford
Contemporary Human Geography, 4th Edition — James M. Rubenstein, Pearson
coolgeography.co.uk
https://en.wikipedia.org/

Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.