Antroposfer

Letak Indonesia: Astronomis, Geografis, dan Geologis

July 3rd, 2020

letak indonesia-peta

Sumber: Wikimedia Commons

Banyak orang berpendapat bahwa negara kita, Indonesia, memiliki letak yang sangat strategis. Tetapi, bagaimanakah kondisi letak Indonesia yang terbilang strategis itu?

Faktor lokasi suatu negara memiliki pengaruh yang sangat penting bagi kemajuan negara tersebut. Lokasi yang strategis memungkinkan sebuah negara/daerah mendapatkan akses yang baik ke jalur perdagangan internasional yang memudahkan dalam mengakses pasar internasional.

Selain itu, seperti yang sudah kita ketahui bahwa lokasi potensi sumber daya alam tidaklah merata. Lokasi yang strategis juga memungkinkan bagi sebuah negara untuk mendapatkan cadangan sumber daya alam yang krusial.

Letak Indonesia dapat dilihat melalui tiga konsep letak, Letak Astronomis, Letak Geografis, dan Letak Geologis.

Letak Astronomis

Letak Astronomis adalah letak suatu wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujurnya. Secara Astronomis, Republik Indonesia terletak di antara garis lintang 6° LU sampai 11° LS dan garis bujur 95° BT sampai 141° BT.

Garis Lintang

Garis lintang merupakan garis astronomis yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Garis ini menyatakan posisi utara-selatan dari suatu tempat.

Titik paling utara wilayah Indonesia berada di pulau Rondo di Sabang dan titik paling selatan Indonesia berada di pulau Pamana, Nusa Tenggara Timur.

Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa. Letak Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa menyebabkan Indonesia beriklim tropis yang artinya wilayah Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi, selalu mendapat penyinaran matahari sepanjang tahun, dan kelembapan udara yang tinggi.

Selain itu juga, iklim tropis menyebabkan variasi temperatur bulan Indonesia tidak terlalu besar dan hutan hujan tropis tumbuh subur di Indonesia.

letak indonesia-garis astronomis

Sumber: Wikimedia Commons

Garis Bujur

Garis bujur adalah garis khayal pada peta dan globe yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan bumi. Garis bujur 0° dimulai di Greenwich, Inggris.

Titik paling barat Indonesia berada di Pulau Benggala di Aceh Besar dan titik paling timurnya berada di Muara Torasi di perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Garis bujur berdampak pada zona waktu suatu negara. Letak astronomis Indonesia yang berada pada 95° BT sampai 141° BT menyebabkan Indonesia memiliki 3 zona waktu.

Zona waktu pertama adalah Waktu Indonesia Barat atau WIB yang berada pada UTC +7. Wilayah bagian barat Indonesia mulai dari ujung barat pulau Sumatera, Jawa, dan bagian barat dari pulau Kalimantan menggunakan Waktu Indonesia Barat.

Bagian timur dari pulau Kalimantan, pulau Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi mengikuti zona Waktu Indonesia Tengah atau WITA yang berada pada UTC +8. Negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga menggunakan UTC +8 sebagai zona waktu mereka.

Waktu Indonesia Timur atau WIT digunakan oleh wilayah Indonesia di bagian timur mulai dari Maluku hingga Papua. WIT berada pada UTC +9, 2 jam lebih dahulu dibanding waktu Jakarta.

Letak Geografis

Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain.

Berbeda dengan letak astronomis yang menggunakan konsep lokasi absolut. Letak geografis menggunakan objek lain untuk dijadikan acuan terhadap lokasi Indonesia. Secara geografis, Indonesia terletak di antara 2 benua dan 2 samudera.

Negara Indonesia terletak di antara benua Asia dan benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Hal ini berarti, Indonesia berada di posisi silang yang strategis dari aspek ekonomi, iklim dan sosial budaya.

Aspek Ekonomi

Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudra memungkinkan Indonesia menjadi persimpangan lalu lintas perdagangan dunia, baik lalu lintas laut maupun udara.

Indonesia menjadi titik persilangan kegiatan perekonomian dunia. Indonesia berada di posisi silang antara jalur perdagangan negara industri Asia Timur, Australia, dan jalur perdagangan menuju Eropa dan Afrika.

Aspek Iklim

Dari aspek iklim, iklim monsun yang terjadi di Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi yang berdampak positif bagi kegiatan pertanian.

Sekitar bulan Oktober-April angin bertiup dari Asia ke Australia yang membawa banyak uap air dari Samudra Pasifik sehingga menimbulkan musim hujan. Sedangkan, sekitar bulan April-Oktober angin bertiup dari Australia ke Asia yang sedikit membawa uap air dari Samudra Hindia sehingga menimbulkan musim kemarau.

Pengaruh iklim monsun tersebut menyebabkan Indonesia menjadi negara agraris terkemuka. Pertanian di Indonesia maju pesat dan banyak menghasilkan bahan makanan dan komoditas ekspor yang menjadi peluang Indonesia untuk berperan serta dalam perdagangan internasional.

Aspek Sosial Budaya

Indonesia yang berada pada posisi silang menyebabkan ramainya lalu lintas laut maupun udara yang melewati wilayah Indonesia. Selama ratusan tahun, banyak pedagang yang melewati wilayah Indonesia singgah untuk mengisi perbekalan di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

Hal ini memberi pengaruh dari aspek sosial budaya ke masyarakat Indonesia. Contoh dari pengaruh tersebut adalah datangnya agama Islam ke Indonesia yang dibawa oleh pedagang-pedagang muslim yang singgah di Indonesia.

Letak Geologis

Letak Geologis adalah letak suatu tempat berdasarkan kondisi geologisnya. Kondisi geologis yang dimaksud adalah susunan batuan yang menyusun permukaan bumi tempat tersebut berada.

Secara geologis, Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng besar dunia, Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Daerah Indonesia juga dilalui oleh 2 jalur pegunungan besar yaitu, sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik.

letak indonesia-lempeng bumi

Sumber: pressbooks.com

Lempeng

Terletak di pertemuan antara 3 Lempeng menyebabkan tingginya frekuensi gempa bumi di Indonesia. Dalam setahun, Indonesia bisa diguncang lebih dari 6.000 gempa.

Perpaduan antara wilayah Indonesia yang sebagian besar berupa lautan dengan tingginya frekuensi gempa sering kali menghasilkan gempa di bawah laut yang menyebabkan Tsunami.

Sirkum Pegunungan

Dilalui oleh sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik menyebabkan Indonesia memiliki banyak sekali gunung api. Sirkum Mediterania di Indonesia membentang dari ujung utara pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Bali, dan Sunda Kecil. Sirkum Pasifik berada di bagian timur Indonesia yang membentuk Pacific Ring of Fire.

Banyaknya letusan gunung-gunung api di Indonesia banyak berkontribusi dalam membawa unsur-unsur penting dari perut bumi ke permukaan dan menyuburkan tanah. Hal ini menyebabkan Indonesia memiliki tanah yang sangat subur dan sangat produktif untuk kegiatan pertanian.


Referensi

https://www.britannica.com/science/latitude
https://www.britannica.com/science/longitude
https://en.wikipedia.org/wiki/Time_in_Indonesia
https://en.wikipedia.org/wiki/Geographic_coordinate_system
https://en.wikipedia.org/wiki/Extreme_points_of_Indonesia
https://www.nationsencyclopedia.com/Asia-and-Oceania/Indonesia-LOCATION-SIZE-AND-EXTENT.html
https://worldgeo.pressbooks.com/chapter/east-and-southeast-asia/
https://kemlu.go.id/nur-sultan/id/pages/geografi/41/

Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.