Atmosfer

Cuaca dan iklim

June 10th, 2020

Apa yang kalian pikirkan saat mendengar kata cuaca dan iklim? Apakah cuaca dan iklim adalah hal yang sama? Meskipun keduanya berkaitan erat, cuaca dan iklim bukanlah hal yang sama. Keduanya punya perbedaan yang sangat mendasar.

Pengertian Cuaca dan Iklim

Cuaca adalah campuran dari berbagai peristiwa yang terjadi di atmosfer kita pada jangka waktu yang sempit. Pada umumnya, orang menganggap cuaca sebagai kombinasi dari suhu, kelembaban, curah hujan, kondisi awan, jarak pandang, dan angin. Meskipun hanya ada satu atmosfer di Bumi, cuacanya tidak sama di seluruh dunia. Setiap daerah memiliki cuaca yang berbeda dengan daerah lainnya dan cuaca terus berubah-ubah.

Sebagian besar proses cuaca terjadi di atmosfer Bumi yang paling dekat dengan tanah, troposfer. Ada banyak unsur berbeda yang dapat mengubah kondisi atmosfer di suatu area seperti suhu, tekanan, kelembapan, angin, curah hujan dan unsur-unsur lainnya. Bersama-sama, unsur-unsur tersebut menentukan seperti apa cuaca di waktu dan lokasi tersebut.

Jika cuaca mengacu pada kondisi dalam jangka pendek di atmosfer, iklim menggambarkan seperti apa cuaca dalam periode waktu yang sangat lama di area tertentu. Setiap tempat memiliki iklim yang berbeda. Untuk menggambarkan iklim pada suatu tempat, kita dapat menentukannya berdasarkan seperti apa rata-rata curah hujan, suhu, kelembaban, sinar matahari, angin, dan unsur-unsur cuaca lainnya yang terjadi dalam jangka waktu lama di suatu tempat tertentu. Untuk menentukan kondisi iklim, para ahli klimatologi bisa mengkaji kondisi rata rata cuaca selama lebih dari 30 tahun. Bahkan, kebanyakan tempat di Amerika Serikat sudah menyimpan data-data kondisi cuaca selama lebih dari 140 tahun.

Perbedaan Cuaca dan Iklim

Kedua istilah tersebut sering kali tertukar dengan satu sama lain, hal ini mungkin disebabkan karena keduanya memiliki unsur-unsur penyusun yang sama. Perbedaan utama antara cuaca dan iklim adalah pada durasinya. Cuaca menjelaskan berbagai peristiwa yang terjadi di atmosfer kita pada jangka waktu yang sempit, sedangkan iklim menggambarkan kondisi atmosfer dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Cuaca dapat diamati dalam jangka waktu 24 jam sedangkan iklim harus diamati selama lebih dari 30 tahun. Karena jangka waktunya yang relatif pendek, cuaca bersifat cepat berubah dan tidak stabil sedangkan iklim sulit berubah. Untuk itu, prediksi mengenai cuaca mudah dilakukan, sedangkan iklim sulit untuk diprediksi.

Pembeda Iklim Cuaca
Waktu berlangsungnya Lama (30-100 tahun) Singkat (per hari)
Sifat perubahan Lambat Cepat berubah
Kemudahan Prediksi Sulit Mudah

Unsur-unsur Cuaca

Sinar Matahari

Matahari adalah sumber energi utama bagi bumi. Matahari mentransmisikan energinya melalui sinar matahari yang sampai ke bumi. Sinar matahari yang sampai ke bumi sebagian diserap dan sebagian lagi dipantulkan kembali. Tumbuhan, alga, dan berbagai organisme lainnya menggunakan sinar matahari sebagai energi untuk melakukan fotosintesis. Tempat-tempat di bumi mendapatkan intensitas penyinaran matahari yang berbeda beda. Hal ini disebabkan antara lain karena faktor transparansi atmosfer, sudut datang sinar matahari, jarak bumi dengan matahari, dan ketinggian tempat tersebut.

Suhu

Suhu atau disebut juga temperatur adalah derajat panas atau dinginnya suatu benda. Menurut sistem internasional, suhu diukur menggunakan satuan Kelvin (K). Meskipun begitu, satuan Celsius (°C) sering digunakan untuk menyatakan temperatur secara umum. Temperatur diukur menggunakan termometer. Temperatur berperan sangat pentinng dalam klasifikasi iklim. Banyak sistem klasifikasi iklim menggunakan suhu sebagai salah satu parameter persebaran iklim.

Tekanan

Pada dasarnya, tekanan udara adalah beratnya massa udara di atas suatu area. Tekanan diukur dengan satuan Pascal (Pa) menurut sistem internasional. Tekanan atmosfer dinyatakan dalam hectopascal (hPa) = 100 Pascal. Selain itu tekanan sering juga diukur dengan satuan milibars (mb). Barometer digunakan untuk mengukur tekanan atmosfer. Permukaan laut memiliki tekanan atmosfer sebesar 1013.25 mb. Semakin tinggi dari permukaan bumi, tekanan atmosfer semakin menurun. Bahkan, tekanan atmosfer puncak gunung Everest hanya sebesar 382.1 mb atau ±40% tekanan atmosfer pada permukaan laut.

Kelembapan

Kelembapan menyatakan kandungan uap air yang terkandung di udara. Uap air tersebut berasal dari proses evaporasi dan transpirasi. Higrometer digunakan untuk mengukur kelembapan. Kelembaban menunjukkan kemungkinan adanya presipitasi, embun, atau kabut. Ada 3 pengukuran kelembaban utama digunakan secara luas, ketiganya adalah Absolute Humidity, Relative Humidity, dan Specific Humidity. Absolute Humidity menggambarkan massa air yang terkandung di suatu volume udara yang dinyatakan dalam gram per meter kubik. Relative Humidity (RH) dinyatakan sebagai persentase, menunjukkan persentase kelembapan saat ini terhadap kelembapan maksimum yang mungkin pada suatu  temperatur tertentu. Specific Humidity mengacu pada berat uap air yang terkandung dalam satuan berat udara.

Angin

Angin adalah massa udara yang bergerak di atas permukaan bumi dari daerah yang tekanan udaranya tinggi ke daerah yang tekanan udaranya rendah. Kecepatan angin dapat diukur dengan menggunakan anemometer. Kecepatan bisa dinyatakan dalam berbagai macam unit:

  • Meter per detik (m/s) – Unit Satuan Internasional
  • Knots (kt) = nautical mile per jam = 0.514 m/s  0.5 m/s
  • Kilometer per jam (kph) = 0.278 m/s
  • Mil per jam (mph) = 0.447 m/s

Menurut konvensi Meteorologi, arah angin menyatakan dari mana angin itu datang. Arah angin dinyatakan dalam derajat dari Utara – arah kompas ketika menghadap ke arah datangnya angin.

Curah Hujan

Curah hujan atau presipitasi dapat diartikan sebagai jumlah bentukan air alami yang jatuh dari massa udara yang tebal dan telah mengalami kondensasi ke permukaan bumi di daerah tertentu dalam satuan waktu tertentu. Bentukan-bentukan air yang jatuh ke permukaan bumi bisa berbentuk titik air, salju, atau bahkan es. Presipitasi diukur dengan satuan tinggi milimeter (mm) di atas permukaan horizontal.

Awan

Awan adalah massa yang dapat dilihat dari tetesan air atau kristal beku di atmosfer. Awan terbentuk ketika uap air mengembun di langit. Awan bisa dibedakan jadi beberapa jenis, baik berdasarkan ketinggiannya maupun berdasarkan pertumbuhan vertikalnya.

Microclimate

Iklim bisa mencakup wilayah yang sangat luas ataupun sempit. Microclimate menjelaskan tentang kondisi iklim pada suatu daerah yang relatif sempit. Microclimate adalah seperangkat kondisi atmosfer lokal yang berbeda dari daerah yang ada di sekitarnya, seringkali dengan sedikit perbedaan tetapi terkadang dengan perbedaan yang signifikan. Microclimate terbetuk pada misalnya, dekat badan air yang dapat mendinginkan atmosfer lokal atau di daerah perkotaan yang padat di mana batu bata, beton, dan aspal menyerap energi matahari, memanaskan, dan meradiasikan kembali panas itu ke udara sekitar. Hasilnya terbentuk microclimate urban heat island.


Referensi:

  1. [https://www.ncei.noaa.gov/news/weather-vs-climate

](https://www.ncei.noaa.gov/news/weather-vs-climate ) 2. https://www.britannica.com/story/whats-the-difference-between-weather-and-climate
3. https://nsidc.org/cryosphere/arctic-meteorology/climate_vs_weather.html
4. https://en.wikipedia.org/wiki/Microclimate
5. https://blog.ruangguru.com/geografi-kelas-10-apa-perbedaan-dan-persamaan-cuaca-dan-iklim

Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.