Ras Manusia: 3 Ras Utama Manusia

July 1st, 2020

Identitas manusia adalah hal yang bersifat dinamis dan kadang pula sensitif sehingga tidak dapat dengan mudah dikategorikan. Upaya-upaya untuk mengklasifikasikan identitas manusia ke dalam kelompok-kelompok sering kali cenderung membesarkan perbedaan-perbedaan dalam masyarakat, terutama pada perbedaan yang terlihat. Salah satu upaya mengklasifikasikan identitas adalah konsep ras manusia.

Apa itu Ras?

ras manusia-perbedaan warna kulit

Sumber: writingtheother.com

Ras merupakan sebuah gagasan yang sangat berpengaruh, namun keliru bahwa satu atau lebih ciri genetik dapat digunakan untuk mengidentifikasi kategori orang yang berbeda dan tersendiri. Ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan kondisi fisik maupun sosial ke dalam sebuah kategori yang secara umum dipandang memiliki karakteristik yang tersendiri oleh masyarakat.

Menurut konsep ras, karakteristik fisik diturunkan secara genetik dari generasi ke generasi dan menjadi pembeda antara satu ras dengan ras yang lain. Karakteristik tersebut utamanya adalah warna kulit, namun karakteristik fisik lainnya seperti bentuk badan, bentuk kepala, dan warna mata juga dapat dijadikan dasar untuk mengidentifikasi ras.

Saat ini, dimana mobilitas manusia sangat tinggi dan berbagai masyarakat saling menyebar ke belahan dunia lainnya, berbagai ras sudah saling bercampur satu sama lain. Sehingga konsep ras manusia sudah tidak relevan lagi. Etnisitas sering kali digunakan untuk menggantikan konsep ras.

Rasisme

Rasisme muncul dari pendapat bahwa satu ras memiliki keunggulan dibanding ras lainnya. Paham rasisme menganggap bahwa perbedaan genetik antara ras menciptakan hierarki di masyarakat, mulai dari yang paling superior hingga yang paling inferior.

Rasisme memicu munculnya prasangka, diskriminasi, dan kebencian terhadap orang lain. Hal ini menghasilkan sebagian orang yang dikecualikan, dirugikan, serta dilecehkan secara emosional maupun secara fisik.

Lebih dari 99 persen materi genetik yang menyusun seluruh manusia di bumi ini adalah sama dan lebih banyak variasi terjadi di antara individu daripada kelompok etnis. Sehingga membanggakan sebuah ras dan mengucilkan ras lain bukanlah hal yang relevan untuk dilakukan.

3 Ras Utama

ras manusia-peta etnografi dunia

Tiga ras utama menurut Meyers Konversations-Lexikon tahun 1885-90. Sumber: Wikimedia Commons

Terdapat 3 ras utama menurut Ensiklopedia Meyers Konversations-Lexikon. Ensiklopedia yang terbit pada akhir abad ke-19 itu membagi masyarakat dunia menjadi 3 ras, yaitu Kaukasoid, Negroid, dan Mongoloid.

Pembagian warna kulit disebabkan oleh eumelanin dan feomelanin pada kulit manusia. Ras Negroid hanya memiliki eumelanin dan Kaukasoid hanya memiliki feomelanin. Mongoloid memiliki keduanya namun dengan kadar yang berbeda beda.

Kaukasoid

ras manusia-kaukasoid

Orang-orang Kaukasoid memiliki ciri fisik berhidung mancung, kulit putih, kelopak mata lurus, dan warna rambut mulai dari pirang hingga hitam.

Kaukasoid adalah ras yang biasa disebut ras “kulit putih”, namun sebutan ini tidak selalu benar. Orang Ethiopia dan Somalia dianggap termasuk ras Kaukasoid meski berambut keriting dan berkulit gelap, mirip dengan ras Negroid. Tetapi, bentuk tengkorak orang Ethiopia dan Somalia lebih mirip dengan tengkorak Kaukasoid.

Orang-orang Kaukasoid adalah ras manusia yang sebagian besar tersebar di Eropa, Timur Tengah, Pakistan, dan India bagian utara. Keturunan-keturunan Kaukasoid juga menetap di Australia, Amerika, Afrika Selatan dan Selandia Baru.

Ras Kaukasoid terbagi menjadi 3 subras menurut karakteristik etnolinguistiknya, yaitu:

  1. Aryan atau Indo-European tinggal di India bagian utara, Eropa, dan Iran.
  2. Semitic hidup di wilayah sebagian Afrika Utara dan Arabia.
  3. Hamitic tinggal di daerah Berber, Ethiopia, dan Horn of Africa.

Negroid

ras manusia-negroid

Orang-orang Negroid memiliki ciri-ciri fisik berambut keriting, kulit gelap, bibir tebal, dan kelopak mata lurus. Ras Negroid, adalah ras manusia yang mayoritas mendiami benua Afrika di sebelah selatan gurun Sahara, Afrika bagian Selatan, Papua, dan Australia. Negroid biasa disebut “kulit hitam.”

Pada abad penjelajahan, para penjelajah banyak membawa budak dari berbagai tempat di Afrika dan membawanya untuk bekerja di perkebunan-perkebunan di benua Amerika. Sehingga saat ini banyak sekali keturunan Afrika yang tinggal di Amerika.

Negroid terbagi atas beberapa subras, yaitu:

  1. African-Negro mendiami Afrika Sub-sahara
  2. Hottentot tinggal di Afrika bagian selatan
  3. Melanesian tinggal di Moluccas, Papua, dan Kepulauan Melanesia
  4. Negrito menjadi penduduk asli Filipina, penghuni kepulauan Andaman, dan Orang Semang di Semenanjung Malaya.
  5. Austroloid merupakan penduduk asli benua Australia/bangsa Aborigin.

Mongoloid

ras manusia-mongoloid

Ras Mongoloid merupakan ras manusia yang sebagian besar menetap di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Utara, Eropa Utara, Kepulauan Pasifik, dan Benua Amerika. Orang-orang Mongoloid biasa disebut “berkulit kuning”, namun hal ini tidak selamanya benar. Orang Indian di Amerika dianggap berkulit merah dan orang Asia Tenggara seringkali dianggap berkulit coklat muda sampai coklat gelap.

Ciri khas utama ras ini ialah rambut hitam yang lurus, memiliki tanda lahir, mempunyai lipatan pada mata (mata sipit), sedikit bulu badan dan kulit berwarna kuning hingga sawo matang. Selain itu juga, tubuh ras Mongoloid cenderung lebih kecil dan pendek dibanding Kaukasoid dan Negroid.

Mongoloid terbagi menjadi beberapa subras, yaitu:

  1. North Mongol
  2. Chinese
  3. Japanese and Korean
  4. Tibetan and Burmese
  5. Malay
  6. Polynesian
  7. Maori
  8. Micronesian
  9. Eskimo and Inuit
  10. American

Ras Campuran

Saat ini, sulit sekali untuk menentukan bahwa ras yang sama memiliki ciri fisik yang sama. Tingginya mobilitas masyarakat menyebabkan terjadinya pembauran dan perkawinan campuran (blasteran). Percampuran ras tersebut memiliki sebutannya tersendiri.

Percampuran Mongoloid dan Kaukasoid disebut dengan Mestizo. Orang dengan ras Mestizo banyak ditemukan di Amerika Serikat. Campuran Kaukasoid dengan Negroid disebut Mullat. Terakhir, percampuran antara Negroid dan Mongoloid disebut dengan Zambo.


Referensi

Visualizing Human Geography, 2nd Edition — Alyson Greiner, Wiley
https://www.nationalgeographic.com/culture/topics/reference/race-ethnicity/
https://www.nationalgeographic.com/magazine/2018/04/race-genetics-science-africa/
https://www.britannica.com/topic/race-human
https://en.wikipedia.org/wiki/Caucasian_race
https://en.wikipedia.org/wiki/Race_(human_categorization)
https://en.wikipedia.org/wiki/Negroid
https://en.wikipedia.org/wiki/Negrito
https://en.wikipedia.org/wiki/Historical_race_concepts

Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.