Antroposfer

Primate City dan Rank-size Rule

June 16th, 2020

Primate City

Primate city adalah sebuah pola dimana kota terbesar di suatu daerah/negara populasinya jauh lebih besar dari kota terbesar berikutnya. Model ini pertama kali diusulkan oleh Mark Jefferson pada tahun 1939. Ia mendefinisikan primate city sebagai “setidaknya dua kali lebih besar dari kota terbesar berikutnya dan lebih dari dua kali lebih penting.”

Selain dari ukuran dan pengaruh ekonomi, sebuah primate city biasanya akan dianggap lebih penting dalam semua aspek kehidupan masyarakat di negaranya, seperti menjadi pusat politik, media, budaya dan pendidikan dan menjadi pusat sebagian besar migrasi internal.

Dalam kebanyakan kasus, sebuah primate city adalah ibukota dan pusat administrasi negara. Kota ini menjadi pusat pertumbuhan bagi negaranya dan berkontribusi pada pembangunan di negaranya. Seperti sebuah magnet, kota-kota ini menarik berdirinya pabrik dan bisnis, yang pada dampaknya menarik lebih banyak orang untuk datang ke kota tersebut.

Karakteristik

  1. Primate City mendominasi pengaruh politik negara tersebut dan merupakan pusat pembangunan nasional.
  2. Ukuran yang besar dan aktivitas yang ada menjadi faktor penarik yang kuat, menyebabkan arus urbanisasi lebih besar jika dibandingkan kota kota lainnya.
  3. Mayoritas terdapat di LEDC dengan pengecualian di Inggris dan Perancis
  4. Populasi lebih besar dari 2 kali populasi kota terbesar selanjutnya

Contoh negara dengan Primate City

  • Perancis memiliki Paris dengan 9,6 juta penduduk sedangkan kota terbesar setelahnya, Marseilles hanya memiliki 1,3 juta penduduk.
  • Inggris memiliki London dengan 7 juta penduduk sedangkan kota terbesar kedua, Birmingham hanya memiliki populasi satu juta orang.
  • Mexico City dengan 8,6 juta penduduk jauh lebih besar dari Guadalajara yang berpopulasi 1,6 juta penduduk.

Contoh negara tanpa Primate City

  • Kota dengan penduduk terbesar di India adalah Mumbai dengan 16 juta penduduk, kedua adalah Kolkata dengan lebih dari 13 juta penduduk.
  • Cina, Kanada, Australia, dan Brasil adalah contoh lain dari negara-negara tanpa primate city.
  • Amerika Serikat memiliki metropolitan New York City dengan populasi sekitar 21 juta penduduk, peringkat kedua dengan Los Angeles 16 juta penduduk, dan Chicago peringkat ketiga dengan 9 juta penduduk.

Rank-size rule

primate city dan rank size rule-rank size rule

Rank-size rule menyatakan bahwa dalam model hierarki perkotaan, populasi suatu kota akan berbanding terbalik dengan peringkatnya dalam hierarki perkotaan. Jadi, jika kota terbesar memiliki 12 juta orang, kota terbesar kedua akan memiliki sekitar 6 juta (yaitu, setengah populasi kota terbesar), kota ketiga akan memiliki 4 juta (sepertiga), kota keempat 3 juta, dan seterusnya.

Rank-size rule tidak berlaku di semua negara, terutama di negara dengan satu kota dominan. Sebuah negara seringkali memusatkan pembangunan di satu kota tertentu, khususnya di ibu kota. Sehingga, menghasilkan kota yang populasinya jauh lebih besar dibanding kota kota lainnya di negara tersebut.

Secara matematis, model ini dapat dituliskan dengan aturan berikut.

Pn = Pl ÷ n

Pn = Populasi kota
Pl = Populasi kota terbesar
n = Rank-size kota


Referensi:

  1. Geography: an Integrated Approach — David Waugh, Nelson Thornes
  2. Cambridge International AS and A Level Geography, 2nd Edition — Garrett Nagle, Hodder Education
  3. Visualizing Human Geography, 2nd Edition — Alyson Greiner, Wiley
  4. IB Geography Study Guide — Garrett Nagle, Oxford
  5. Contemporary Human Geography, 4th Edition — James M. Rubenstein, Pearson
  6. https://www.thoughtco.com/law-of-primate-cities-1435793
Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.