Garis Brandt: Kesenjangan Utara-Selatan

July 25th, 2020

Pembangunan adalah proses perubahan yang memengaruhi kehidupan manusia, menjelaskan bagaimana standar kehidupan, kekayaan, dan kualitas hidup populasi global bervariasi di seluruh penjuru planet kita. Terdapat beberapa indikator pembangunan yang secara singkat dapat dibagi menjadi tiga kategori. Indikator kesehatan mengukur statistik seperti nutrisi dan harapan hidup, indikator sosial mencakup parameter lapangan kerja dan pendidikan sementara indikator ekonomi menjelaskan tentang angka kemiskinan dan PDB per kapita. Salah satu permodelan yang menjelaskan ketimpangan ekonomi negara-negara dunia adalah Garis Brandt pada Brandt Report tahun 1980.

Brandt Report

Laporan Brandt atau Brandt Report adalah laporan yang ditulis oleh Komisi Independen pimpinan Willy Brandt (mantan Kanselir Jerman) pada tahun 1980 untuk meninjau isu-isu pembangunan internasional. Hasil laporan ini memberikan pemahaman tentang perbedaan drastis dalam perkembangan ekonomi untuk belahan bumi Utara dan Selatan.

Laporan Brandt memaparkan adanya jurang besar dalam standar hidup di garis kesenjangan Utara-Selatan dan menyarankan agar transfer sumber daya yang besar dilakukan dari negara maju ke negara berkembang. Negara-negara di sebelah utara garis menjadi sangat kaya karena kesuksesannya memperdagangkan industri produk jadi, sedangkan negara-negara di sebelah selatan garis mengalami kemiskinan karena memperdagangkan produk intermediat yang nilai jualnya kecil.

Garis Brandt-header

Sumber: worldarchitecture.org

Meskipun saat ini terjadi kemajuan pembangunan yang sangat signifikan secara global yang telah mengangkat jutaan orang dari kondisi kemiskinan absolut, terdapat bukti yang substansial bahwa kesenjangan antara negara-negara terkaya dan termiskin di dunia semakin melebar. Pada tahun 1820, pendapatan per kapita Eropa Barat tiga kali lebih besar dari Afrika tetapi pada tahun 2000 tiga belas kali lebih besar. Selain itu, pada 2013, Oxfam melaporkan bahwa 85 orang terkaya di dunia memiliki jumlah kekayaan yang sama dengan separuh populasi termiskin di dunia.

Garis Brandt

Garis Brandt adalah penggambaran visual dari kesenjangan pembangunan antara Utara dengan Selatan. Secara umum, negara-negara yang paling berkembang secara ekonomi (MEDC) berada di belahan bumi utara dan negara-negara yang kurang berkembang secara ekonomi (LEDC) berada di belahan bumi selatan. Garis Brandt adalah partisi imajiner yang memberikan gambaran secara kasar pembagian seluruh negara di dunia menjadi bagian utara yang kaya dan selatan yang miskin.

Garis ini berada mengelilingi dunia pada sekitar garis lintang 30 ° LU, melewati antara Amerika Utara dan Tengah, utara Afrika dan India, tetapi bergerak ke selatan untuk memasukkan Australia dan Selandia Baru ke dalam wilayah utara. Sekitar 130 negara termasuk ke dalam negara-negara selatan, sementara negara-negara utara sebagian besar berisi benua Eropa, Uni Soviet, dan Australia.

garis brandt-garis

Sumber: Wikimedia Commons

Karakteristik Utara dan Selatan (1980)

UtaraSelatan
Negara majuNegara terbelakang dan negara berkembang
HDI tinggiHDI rendah
1/4 masyarakat dunia3/4 masyarakat dunia
4/5 GDP dunia1/5 GDP dunia
Angka Harapan Hidup lebih dari 70 tahunAngka Harapan Hidup sekitar 50 tahun
Sebagian besar masyarakat memiliki makanan yang cukupLebih dari 20% menderita kelaparan dan malnutrisi
Sebagian besar masyarakat terpelajar1/2 penduduk tidak memiliki akses ke pendidikan
Lebih dari 90% industri manufaktur duniaKurang dari 10% industri manufaktur dunia
Sekitar 96% dana riset dan pengembanganSekitar 4% dana riset dan pengembangan

Relevansi Garis Brandt Saat Ini

Brandt berpendapat bahwa negara-negara di utara lebih maju karena negara-negara tersebut mampu berinteraksi dengan sukses dengan negara lain serta mendapat keuntungan dari perdagangan global sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penduduk di negara mereka. Namun, kesejahteraan ekonomi global telah banyak berubah selama 30 tahun terakhir yang membuat relevansi dari pembagian Utara-Selatan garis Brandt menjadi dipertanyakan.

Di masa lalu, garis Brandt memang relevan untuk membagi negara-negara di bumi kita ini menjadi negara utara yang kaya dan negara selatan yang miskin. Namun dunia telah banyak berubah setelah hampir 40 tahun sejak Brandt Report dikeluarkan dan garis Brandt sekarang dipandang terlalu sederhana untuk digunakan di zaman modern saat ini. Misalnya, beberapa ekonomi terkuat di dunia saat ini (India, Cina dan Singapura) berada di bawah garis Brandt, daerah yang dijuluki daerah miskin selatan.

Beberapa alasan yang mungkin untuk garis Brandt menjadi usang adalah bahwa kekuatan ekonomi bekas negara-negara Uni Soviet dan Eropa Timur dipandang terlalu tinggi. Selain itu, garis Brandt juga gagal untuk memperhitungkan kekuatan ekonomi NIC (Negara-negara Industri Baru) yang mengalami economic boom pasca-1980-an. 

Garis Brandt-gdp ppp

Sumber: Wikimedia Commons

Referensi:
Bjelland, Mark D., et al. Human Geography: Landscapes of Human Activity. McGraw Hill Education, 2020. Guinness, Paul. Geography for the IB Diploma Global Interactions. Cambridge, 2011. 60 second guide to: Global North South Divide. https://www.rgs.org/schools/teaching-resources/60-second-guide-to-global-north-south-divide/

Foto: unsplash.com

Logo

Telusuri lebih jauh tentang manusia, lingkungannya, dan bumi yang kita pijak beserta bentang alamnya bersama Supergeografi!

© 2022 All rights reserved.